Dynamic routing: jaringan yang masuk ke dalam router bersifat dinamis dan dapat berubah seiring dengan bertambahnya jaringan baru. Dynamic routing akan berubah dengan mengikuti penambahan jaringan baru (jika ada).
Posting kali ini saya akan jelaskan dan mempraktekkan dengan skenario di bawah ini untuk konsep Dynamic Routing
Terdapat 6 buah jaringan komputer yang pada masing-masing jaringannya terdapat 2 buah komputer yang dihubungkan oleh sebuah switch. Untuk menghubungkan ke-enam jaringan tersebut, digunakanlah router sebagai perantara antar jaringan. Router yang digunakan sebanyak 5 router dan akan menggunakan konsep Dynamic Routing untuk menghubungkan antar komputer antar jaringan.
Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar ilustrasi berikut
Untuk memulainya berikut ini adalah komponen-komponen yang dibutuhkan: Router 5 buah, Switch 6 buah, PC 12 buah
Berikut langkah prakteknya :
- Susunlah komponen di atas yang telah disiapkan tadi dan hubungkan antar komponen dengan menggunakan kabel copper straight-through, sesuai gambar berikut :
Susunan komponen
- Setting Display Name, Gateway (tiap PC berada pada 6 jaringan yang berbeda), IP Address, dan Subnet Mask di tiap PC dengan cara klik PC-nya pilih tab Config>Setting untuk Display Name dan Gateway, pilih tab Config>FastEthernet untuk IP dan Subnet Mask, seperti gambar berikut:
Setting IP Address dan Subnet Mask
Tabel Setting PC - Setting konfigurasi pada Router dengan cara klik Router pilih tab Config>FastEthernet. Atur alamat pada masing-masing kabel FastEthernet berdasarkan Gateway jaringan, sesuai tabel berikut:
- Membuat pengaturan routing (Dynamic Routing), di sinilah letak perbedaan dengan Static Routing, Pengalamatan dari dynamic routing terlihat lebih fleksibel, karena sudah dipastikan akan mengikuti induk dari jaringan jika ada perubahan atau penambahan jaringan baru. Caranya klik Router pilih tab Config>RIP, isi sesuai tabel berikut :
Setting Dynamic Routing - Lakukan test koneksi ping pada PC di tab Desktop>Command Prompt, dalam hal ini Replay dari test biasanya akan menghasilkan Request Time Out (RTO) di awal
Ping (test koneksi)


09.10
Fitra Rachmad Dian










0 komentar:
Posting Komentar